Kadang-kadang ketika kita membeli sebuah Laptop atau PC bekas ada merasa was-was, apakah benda ini baik-baik saja ataukah sudah rusak? Salah satu komponen laptop atau PC yang paling vital adalah harddisk. Jika harddisknya saja sudah rusak atau kondisinya tidak sempurna, otomatis dalam menjalankan OS nya pastilah tidak benar. Disini saya akan berbagi cara untuk mengetahui kondisi harddisk secara akurat.

1.  Pertama kita siapkan dulu perkakasnya. Siapkan 1 buah usb flashdisk dengan kapasitas minimal 512mb. Kemudian download aplikasi HDDSENTINEL berikut, setelah itu ekstraklah.

hdsdosusb.zip (1353 downloads)

2.  Colokkan flashdisk Sobat ke PC atau Laptop hingga terdeteksi sempurna, kemudian klik kanan pada mouse lalu klik Format

3.  Klik Restore Device Default, Centangi Quick Format, dan terakhir klik Start

4.  Setelah muncul peringatan Warning, klik OK. Kemudian setelah proses selesai, klik OK lagi.

5.  Terakhir klik Close

6.  Sekarang kita akan membuat bootable disk nya. Klik 2x pada file yang sudah didownload tadi, namanya HDSDosUsb. Kemudian pilih flashdisk yang akan dijadikan bootable disk. Terakhir klik OK.

7.  Klik Yes untuk melakukan proses dan tunggu hingga selesai. Proses ini kadang-kadang memakan waktu yang lama hingga 20 menit tergantung dari kecepatan komputer Sobat dan juga kapasitas Flashdisknya. Namun kadang-kadang juga bisa cepat hanya butuh waktu 5 detik jika HddusbDos nya berhasil melakukan quick format.

8.  Setelah selesai klik OK

9.  Jika prosesnya berhasil dengan sempurna, maka ketika Sobat cek di dalam flashdisk sudah terdapat 3 file seperti di gambar

10.  Sekarang kita akan masuk ke bios PC atau Laptop Sobat. Untuk masuk ke bios ada berbagai macam tombol yang ditekan. Kadang-kadang tombol Del, ada juga yang F2, ada F10, ada F1 dan lain-lain tergantung dari merk PC atau Laptop Sobat. Karena saya disini menggunakan Laptop Sony, maka yang ditekan adalah tombol ASSIST. Tombol ASSIST ini ditekan saat Laptop dalam kondisi MATI SEMPURNA.

11.  Dalam langkah ini saya asumsikan sobat sudah mengetahui apa itu Boot Priority, kemudian dimana posisi menu Mode Harddisk AHCI dan IDE dalam bios, dan sobat juga mengenal apa itu Mode Bios Legacy dan UEFI. Pada laptop saya ini saya setting menggunakan Mode Bios Legacy. Jika Laptop sobat ada Mode Bios Legacy atau UEFI, maka pilih saja Legacy dulu. Jika ada menu Mode Harddisk AHCI dan IDE, maka pilh IDE dulu. Setelah itu setting Boot Priority nya agar membaca USB FLASHDISK pertama kali boot.

12.  Jika berhasil maka PC atau Laptop akan menampilkan hasil pemeriksaan harddisk seperti gambar. Jika Persentase Harddisk adalah 100% maka kondisinya SEMPURNA. Namun jika dibawah 100%, misalnya 99%, atau mungkin 80%, maka kondisi harddisk tersebut SUDAH TIDAK STABIL. Jika menampilkan hasil 50% atau bahkan 0%, maka kondisi harddisk tersebut RUSAK BERAT. Flashdisk ini bisa digunakan berkali-kali pada PC dan Laptop yang berbeda-beda dan berkali-kali. Bisa juga digunakan sebagai media penyimpan data. PRAKTIS KAN!. Demikianlah cara cek harddisk, jika ingin bertanya silahkan komentar dibawah. Selamat mencoba, GOOD LUCK 🙂

1 Bintang2 Bintang3 Bintang4 Bintang5 Bintang (No Ratings Yet)
Loading...